Analisis kebutuhan pengguna dilakukan untuk menentukan fungsionalitas basis data.
Persyaratan teknis diidentifikasi berdasarkan hasil analisis kebutuhan pengguna.
Model konseptual basis data dibuat sesuai kebutuhan pengguna.
Model konseptual dikirim kepada klien untuk ditinjau sesuai kebutuhan.
Umpan balik klien dievaluasi untuk perubahan seperlunya.
Membuat model data logis
Atribut dan tipe data diidentifikasi sesuai model data.
Normalisasi atribut dilakukan sesuai model konseptual.
Diagram relasi antar entitas (Entity Relationship Diagram/ERD) atau class diagram dibuat untuk memperjelas kardinalitas relasi.
Atribut, data yang dinormalisasi, dan diagram ERD didokumentasikan sesuai kebutuhan.
Dokumentasi dikirimkan ke klien untuk konfirmasi.
Merancang struktur data
Primary key dan foreign key untuk table ditetapkan sesuai model data.
Aturan bisnis klien ditinjau sesuai kebutuhan organisasi.
Kendala integritas referensial diidentifikasi.
Aturan validasi data dikembangkan sesuai kebutuhan.
Indeks dan kamus data dirancang sesuai kebutuhan.
Desain basis data dibuatkan dokumentasinya.
Merancang query, tampilan dan laporan
Antarmuka pengguna untuk basis data, termasuk menu, layar input dan output dirancang.
Query dirancang berdasarkan kebutuhan.
Laporan keluaran dirancang, berdasarkan kebutuhan.
Desain fisikal dibandingkan dengan model konseptual atau analisis kebutuhan pengguna.
Perubahan digabungkan sesuai kebutuhan/requirement.
Membuat Basis Data
Membuat basis data
Hasil desain basis data diidentifikasi sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Basis data dibuat sesuai dengan desain.
Tools yang sesuai dengan basis data digunakan untuk membuat koleksi data.
Field-field basis data diisi sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Menguji basis data
Skenario uji dibuat sesuai kebutuhan organisasi.
Basis data diuji berdasarkan dengan skenario uji.
Informasi yang tampil yang merupakan hasil uji basis data dipastikan sesuai dengan persyaratan kebutuhan organisasi.
Mengelola Kualitas Data
Membuat kerangka kerja kualitas data
Parameter kualitas data diidentifikasi sesuai dengan kebutuhan pengguna.
Strategi pencapaian standar minimal kualitas data didefinisikan sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Cakupan dari penilaian awal data quality dimension diidefinisikan sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Melakukan penilaian kualitas data awal
Masalah kualitas data prioritas diidentifikasi sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Analisis akar penyebab masalah kualitas data diidentifikasi sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Mengidentifikasi dengan dasar prioritas perbaikan kualitas data
Prioritas tindakan berdasarkan dampak bisnis kualitas data dibuat sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Tindakan pencegahan dan korektif kualitas data dibuat sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Perencanaan tindakan terhadap kualitas data dikonfirmasikan sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Melakukan operasi kualitas data
Operasi kualitas data dilakukan sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Kualitas data dikoreksi sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Kualitas data diukur sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Kualitas data dipantau berdasarkan kebutuhan organisasi.
Mengelola Dokumen dan Konten
Merencanakan siklus dokumen
Manajemen record direncanakan mulai dari pendefinisian, tempat penyimpanan dan cara penyimpanan.
Strategi konten dibangun untuk mendukung organisasi.
Kebijakan penanganan konten dibuat untuk memenuhi kebutuhan pengelolaan.
Kebutuhan klien dikumpulkan sesuai prosedur.
Kebutuhan klien dikembangkan secara kreatif.
Referensi dan informasi tambahan dikumpulkan sesuai kebutuhan.
Rencana pemotretan dikomunikasikan kepada klien sesuai kebutuhan.
Mengelola siklus dokumen
Rekaman dan konten dilakukan dengan menggunakan metadata yang sesuai.
Versi dan kontrol data dikelola berdasarkan kekritisan data.
Back-up and restore dilakukan untuk memastikan keamanan record yang penting.
Masa penyimpanan, pemusnahan dan pengarsipan rekaman dan konten ditentukan sesuai kebijakan.
Rekaman dipastikan berisi informasi yang valid untuk pengambilan keputusan.
Lokasi pemotretan dipilih sesuai rencana pemotretan.
Properti dipilih sesuai rencana pemotretan.
Perlengkapan pendukung dipilih sesuai rencana pemotretan.
Perangkat pencahayaan buatan dan aksesori ditentukan sesuai rencana pemotretan.
Menyebarkan konten
Akses, pencarian dan retrieval data dilakukan untuk menampilkan informasi.
Konten didistribusikan melalui jalur yang sesuai.
Cahaya sekitar diidentifikasi sesuai standar teknis.
Perangkat pencahayaan buatan dan aksesori disiapkan sesuai standar teknis.
Intensitas pencahayaan dan efek cahaya ditetapkan sesuai standar teknis.
Pengambilan gambar dilakukan sesuai rencana pemotretan.
Menggunakan SQL
Mempersiapkan perangkat lunak aplikasi data deskripsi/SQL.
Perangkat lunak aplikasi SQL telah dipasang.
Perangkat lunak aplikasi SQL dijalankan.
Menggunakan fitur aplikasi SQL.
Fitur pengolahan DML diidentifikasikan.
Fitur pengolahan DML dieksekusi sesuai kebutuhan.
Mengisi tabel.
Tabel diisi data menggunakan perintah DML.
Indeks dibangkitkan.
View tabel dibentuk sesuai kebutuhan.
Melakukan operasi relasional.
Fitur pengolahan DML diidentifikasikan.
Perintah DML dipergunakan untuk manipulasi antar tabel.
Perintah DML dipergunakan untuk manipulasi antar-view.
Perintah DML ditulis secara efisien.
Membuat stored procedure.
Stored Procedure dibuat dengan perintah SQL.
Membuat function.
Function dibuat dengan perintah SQL.
Perintah SQL pada function ditulis secara efisien.
Membuat trigger.
Trigger didefinisikan dengan perintah SQL.
Kesesuaian hasil trigger diuji.
Melakukan perintah commit dan rollback.
Perubahan data dengan perintah commit dilakukan.
Pembatalan penulisan data dilakukan dengan rollback.
Menerapkan Akses Basis Data
Membuat berbagai operasi terhadap basis data
Data dapat disimpan/diubah ke dalam format basis data.
Informasi yang diinginkan dapat dihasilkan menggunakan query tersebut.
Indeks dipergunakan untuk mempercepat akses.
Membuat prosedur akses terhadap basis data
Library akses basis data dapat diterapkan.
Perintah akses data yang relevan dengan teknologi atau jenis baru data, diterapkan untuk mengakses data.
Membuat koneksi basis data
Teknologi koneksi yang sesuai dipilih.
Keamanan koneksi ditentukan.
Hak setiap pengguna ditentukan.
Menguji program basis data
Skenario pengujian disiapkan.
Logika pemrograman mengacu pada kinerja statement akses data yang akan dibaca.
Performansi mengacu pada kinerja statement akses data yang akan dibaca data diuji.
Mengadministrasi basis data
Menentukan perencanaan kapasitas
Spesifikasi kebutuhan kapasitas basis data diidentifikasi sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Perencanaan kapasitas basis data ditetapkan sesuai kebutuhan organisasi.
Menyiapkan perangkat lunak pengelola basis data
Alternatif-alternatif perangkat lunak pengelola basis data diidentifikasi sesuai dengan kebutuhan.
Perangkat lunak pengelola basis data yang dibutuhkan ditentukan sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Lingkungan implementasi basis data diidentifikasi sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Kesesuaian lingkungan implementasi dengan spesifikasi perangkat lunak pengelola basis data diputuskan sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Perangkat lunak pengelola basis data yang ditentukan di-install di lingkungan yang telah ditetapkan sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dijelaskan sesuai pedoman.
Alat dan sarana Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dipersiapkan sesuai standar.
Melakukan pembaharuan perangkat lunak basis data (patch update)
Perencanaan pembaharuan ditentukan sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Kebutuhan library update-patch diidentifikasi sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Library/pustaka untuk keperluan pembaharuan ditetapkan sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Perangkat lunak basis data diperbaharui sesuai library/pustaka dengan yang dibutuhkan.
Kesesuaian dampak pembaharuan perangkat lunak dengan perencanaan dianalisis sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dilaksanakan berdasarkan pedoman di tempat kerja Fotografi.
Kebersihan dan kesehatan tempat kerja dilakukan sesuai standar di tempat kerja Fotografi.
Melakukan perbaikan basis data
Perencanaan perbaikan basis data ditetapkan sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Kerusakan basis data diidentifikasi sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Aksi perbaikan ditentukan sesuai dengan kerusakan.
Aksi untuk memperbaiki dijalankan sesuai dengan kerusakan.
Proses dan hasil perbaikan basis data didokumentasikan sesuai kebutuhan organisasi
Kebutuhan pemotretan ditentukan berdasarkan informasi peristiwa.
Informasi yang berkaitan dengan prinsip dasar Fotografi dokumentasi dikumpulkan berdasarkan kebutuhan pemotretan.
Hakikat dan nilai dokumentasi dalam peristiwa yang terjadi dijelaskan sesuai prosedur.
Mengimplementasikan aturan autentifikasi pengguna
Aturan autentifikasi pengguna diidentifikasi sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Perencanaan autentifikasi pengguna basis data ditetapkan sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Aturan autentifikasi pengguna diterapkan pada basis data sesuai dengan perencanaan.
Perencanaan kapasitas basis data, proses dan hasil penerapan aturan, spesifikasi lingkungan instalasi, perangkat lunak pengelola basis data, analisis proses dan hasil pembaharuan serta analisis proses dan hasil perbaikan didokumentasikan sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Pemotretan peristiwa diterapkan berdasarkan kaidah jurnalistik.
Pemotretan peristiwa diterapkan berdasarkan kaidah Entire, Detail, Frame, Angle, Time (EDFAT).
Kebenaran suatu peristiwa direkam secara objektif.
Keterangan gambar (caption) dibuat sebagai pelengkap informasi.
Biaya
Rp 1,500,000
Biaya diatas belum termasuk termasuk biaya transportasi, akomodasi, dan pajak terkait